Makalah Bahasa Arab Dhomir

 

BAB I

PENDAHULUAN

Bahasa arab adalah bahasa Alqur’an oleh karena itu bahasa Arab wajib tidak wajib kita harus mempelajarinya karena petunjuk kita menggunakan bahasa arab walaupun sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Pada kesempatan mempelajari bahasa arab kali ini pemakalah akan membahas Dhamir yaitu Dhamir dalam bahasa Arab dibagi kepada 3

1.    Dhamir Rofa’ Munfashil

2.    Dhomair Nashab Muttasil

3.    Dhomir Mustatir

. Apabila dalam pembuatan atau pembahasan makalah ini tterdapat beberapa kekurangan atau kesalahan kami mohon maaf dan diharapkan pembaca atau taman-teman yang sama-sama belajar harap memaklumi semoga ALLOH meridhai kita mempelajari B.arab ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

DHOMIR (KATA GANTI)

 

Dhomir atau kata ganti adalah Isim Ma'rifah yang Mubniy (konstan) yang menjuk berfungsi untuk menggantikan atau mewakili penyebutan sesuatu/seseorang maupun sekelompok benda/orang.

Dhamir dapat dikelompokkan menjadi tiga macam:

  1. MUTAKALLIM ( مُتَكَلِّم ) atau pembicara (orang pertama).

b)      Mufrad: أَنَا (= aku, saya) untuk Mudzakkar maupun Muannats.

c)      Mutsanna/Jamak: نَحْنُ (= kami, kita) untuk Mudzakkar maupun Muannats.

  1. MUKHATHAB ( مُخَاطَب ) atau lawan bicara (orang kedua). Terdiri dari:a) Mufrad: أَنْتَ (= engkau) untuk Mudzakkar dan أَنْتِ untuk Muannats.

a)      Mutsanna: أَنْتُمَا (= kamu berdua) untuk Mudzakkar maupun Muannats.

b)      Jamak: أَنْتُمْ (= kalian) untuk Mudzakkar dan أَنْتُنَّ untuk Muannats.

  1. GHAIB ( غَائِب ) atau tidak berada di tempat (orang ketiga). Terdiri dari:

a)      Mufrad: هُوَ (= dia) untuk Mudzakkar dan هِيَ untuk Muannats.

b)      Mutsanna: هُمَا (= mereka berdua) untuk Mudzakkar maupun Muannats.

c)      Jamak: هُمْ (= mereka) untuk Mudzakkar dan هُنَّ untuk Muannats.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jadwal (Tabel) Dhomir :

 

Adapun pembagian dhomir terbagi menjadi 3 macam :

 

   1. منفصل Munfashil (terpisah)

   2. متصل Muttashil (menyatu)

   3. مستر Mustatir (melebur)

 

1.    Dhomir Munfashil (الضمير المنفصل) ialah dhomir yang penulisanya dipisah dari isimnya.

Dhomir munfashil memiliki 2 macam bentuk :

 

1)      Dhomir munfashil yang di-rofa'-kan

Contohnya  : أَنا طالب , انت طالب , هم طلاب, dan sebagainya.

 

2)      Dhomir munfahil yang di-nashob-kan

Contohnya : إياك ، إياي ، إياكم , dan sebagainya.

 

Contoh dhomir munfashil dengan jaduwal (tabel) :

 

2.    Dhomir Muttashil (الضمير المتصل) ialah dhomir yang menyatu dengan isimnya.

Dhomir Muttashil memiliki 3 macam bentuk:

1)   Dhomir Muttashil yang di-rofa'-kan

2)   Dhomir Muttashil yang di-nashob-kan

3)   Dhomir Muttashil yang di-jar-kan

 

 

 

Contoh dalam Jaduwal (tabel) :

 

 

 

 

3.    Dhomir Mustatir (الضمير المستتر) ialah dhomir yang melebur atau dengan kata lain dalam hal fi'il (kata kerja) terdapat dhomir yang mengandung faa'il-nya (subjek) yang telah melebur sehingga faa'il dalam kata tersebut tidak perlu lagi di tulis.

Contoh :

اُكْتُبْ (Uktub) terdapat faa'il anta yang telah melebur.
نكتب (Naktubu) terdapat faa'il nahnu yang telah melebur.
يكتب (Yaktubu) terdapat faa'il huwa yang telah melebur.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

Dhomir atau kata ganti adalah Isim Ma'rifah yang Mubniy (konstan) yang menjuk berfungsi untuk menggantikan atau mewakili penyebutan sesuatu/seseorang maupun sekelompok benda/orang.

Dhamir dalam bahasa Arab dibagi kepada 3

1.    Dhamir Rofa’ Munfashil

2.    Dhomair Nashab Muttasil

3.    Dhomir Mustatir

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Amiruddin, A. Tata Bahasa Arab. Surabaya: Al-Ihsan, 1992.

Nadwi, Abdullah Abbas. Learning The Language Of The Holy Al-Qur’an (Belajar Mudah Bahasa Al-Qur’an). Bandung: Mizan, 1996.

Arsyad Azhar, Bahasa Arab dan Metode Pengajarannya. Yogyakarta: Pustak Pelajar, 2003.

Dahlan, Juwairiyah. Metode Belajar Mengajar Bahasa Arab. Surabaya: Usaha Nasional, 1992.

Shihab, Umar. Kontekstualitas Al-Qur’an: Kajian Tematik Atas Ayat-ayat Hukum Dalam Al-Qur’an. Cetakan V. Jakarta: Penamadani, 2008.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH BAHASA ARAB SIFAT DAN MAUSUF

rpp kelas VIII SEMESTER 2 MENERAPKAN HUKUM BACAAN MAD DAN WAQAF

RESUME MAKALAH BAHASA ARAB ISIM JAMID DAN MUSYTAQ