free download resume makalah bahasa arab istifham

 

ISTIFHAM

 

A.  Pengertian Istifham

Istifham berasal dari bahasa Arab, masdar dari kata istafhama yang berartiistaudhaha. Akar katanya adalah fahima yang berarti faham, mengerti, jelas. Akar kata ini mendapat tambahan alifsin dan ta’ di awal kata yang salah satu fungsinya adalah untuk meminta. Dengan demikian itu berarti permintaan penjelasan (thalabul fahmi).[1] Sedangakan secara istilah, istifham menurut Al Zarkasi adalah mencari pemahaman tentang suatu hal yang tidak diketahui.[2] Selain itu, istifham juga bisa dikatakan merupakan bentuk kalimat yang dipergunakan untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang suatu masalah yang belum diketahhui sebelumnya.[3]

B.   Penjelasan Adawatul Istifham atau Huruf Istifham (Kata Tanya)

Sebagaimana kaidah-kaidah bahasa Arab lainnya, istifham juga memilikiAdawat (adat-adat) sebagai ciri khas yang dapat membedakannya dengan kaidah lainnya.

Adawatul istifaham terbagi menjadi dua kategori, yaitu

1.    Huruf istifham berupa hamzah dan hal yang artinya apakah.

a.       Huruf hamzah, digunakan untuk menanyakan tentang apa atau siapa yang jawabannya memerlukan : ya atau tidak. Selain ituuntuk menghadapi atau memberikan pengertian kepada orang yang ragu-ragu atau mendustakan.

Contoh:

|MRr&uä |Mù=è% Ä¨$¨Z=Ï9 ÎTräσªB$# uÍhGé&ur Èû÷üys9Î) `ÏB Èbrߊ «!$# ( tA$s% y7oysö6ß $tB ãbqä3tƒ þÍ< ÷br&tAqè%r& $tB }§øŠs9 Í< @d,ysÎ/ ...

…Engkaukah yang berkata kepada orang: Sembahlah aku dan ibuku sebagai Tuhan selain Allah?” Ia berkata, “Maha suci Engkau! Tidak sepatutnya aku mengatakan apa yang bukan menjadi hakku… (QS. Al Maidah: 116)

b.      Lafal hal adalah kata tanya untuk konfirmasi, yang memerlukan jawaban : ya atau tidak. Bisa juga digunakan untuk pengingkaran dan maknanya adalah menafikan kalimat sesudahnya. Contoh:

ö@yd 4tAr& n?tã Ç|¡SM}$# ×ûüÏm z`ÏiB Ì÷d¤$!$# öNs9 `ä3tƒ $\«øx© #·qä.õ¨B ÇÊÈ  

Bukankah sudah berlalu pada manusia masa yang panjang dari waktu ketika dia bukan apa-apa (bahkan) tidak disebut-sebut? (QS. Al Insan: 1)

2.    Isim

istifham berupa ma (apa), man (siapa), kaifa (bagaimana), mata (kapan),ayyana (bilamana), anna (dari mana), kam (berapa), aina (di mana), ayyu (apa, siapa).

a.    Lafal ma (apa), digunakan untuk menanyakan sesuatu yang tak berakal. Atau  untuk menuntut definisi hakikat yang ditanyakan.Contoh:

$tB óOä3x6n=y Îû ts)y ÇÍËÈ   (#qä9$s% óOs9 à7tR šÆÏB tû,Íj#|ÁßJø9$# ÇÍÌÈ  

Apa yang membawa kamu ke dalam api neraka?” Mereka berkata, “Kami tak termasuk golongan orang yang shalat”. (QS. Al Muddatstsir: 42- 43)

øŒÎ) tA$s% ÏÎ/L{ ¾ÏmÏBöqs%ur $tB ÍnÉ»yd ãÏO$yJ­G9$# ûÓÉL©9$# óOçFRr& $olm; tbqàÿÅtã ÇÎËÈ  

(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?" (QS. Al Anbiya: 52)

b.    Lafal man (siapa), digunakan untuk menanyakan makhluk berakal. Contoh:

`¨B #sŒ Ï%©!$# ÞÚ̍ø)ム©!$# $·Êös% $YZ|¡ym ¼çmxÿÏ軟ÒãŠsù ÿ¼ã&s! $]ù$yèôÊr& ZouŽÏWŸ2 ...

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak… (QS. Al Baqarah: 245)

c.    Lafal kaifa (bagaimana), digunakan untuk menanyakan keadaan sesuatu. Contoh:

y#øx.ur tbrãàÿõ3s? öNçFRr&ur 4n=÷Fè? öNä3øn=tæ àM»tƒ#uä «!$# öNàÏùur ¼ã&è!qßu 3 ...

Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu… (QS. Ali Imran: 101)

d.    Lafal mata (kapan), digunakan untuk menanyakan waktu, baik yang lampau maupun yang akan datang. Contoh:

4ÓtLtB uqèd ( ö@è% #Ó|¤tã br& šcqä3tƒ $Y6ƒÌs% ÇÎÊÈ   

…"Kapan itu (akan terjadi)?" Katakanlah: "Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat". (QS. Al Isra’: 51)

e.    Lafal ayyana (bilamana), digunakan untuk menanyakan sesuatu berkenaan dengan waktu mendatang. Contoh:

ã@t«ó¡o tb$­ƒr& ãPöqtƒ ÏpyuŠÉ)ø9$# ÇÏÈ  

Ia berkata: "Bilakah hari kiamat itu?" (QS. Al Qiyamah: 6)

f.     Lafal anna (dari mana), digunakan untuk menanyakan asal usul. Contoh:

tA$s% Éb>u 4¯Tr& Ücqä3tƒ Í< Ön=äî ÏMtR$Ÿ2ur ÎAr&tøB$# #\Ï%%tæ ôs%ur àMøón=t/ z`ÏB ÎŽy9Å6ø9$# $|ÏFÏãÇÑÈ  

Ia berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua." (QS. Maryam: 8)

 

 

g.    Lafal kam (berapa), digunakan untuk menanyakan jumlah atau bilangan.

Contoh:

tA$s% öNŸ2 |M÷VÎ7s9 ( tA$s% àM÷VÎ7s9 $·Böqtƒ ÷rr& uÙ÷èt/ 5Qöqtƒ ( tA$s% @t/ |M÷VÎ7©9 sps($ÏB 5Q$tã ...

…"Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?" Ia menjawab: "Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari." Allah berfirman: "Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya…" (QS. Al Baqarah: 259)

h.    Lafal aina (dari mana), digunakan untuk menanyakan tempat. Contoh:

( tûøïr'sù tbqç7ydõs? ÇËÏÈ      

maka ke manakah kamu akan pergi ? (QS. At Takwir: 26)

i.      Lafal ayyu (apa, siapa), digunakan untuk menanyakan apa atau siapa. Contoh:

r'sù Èû÷üs̍xÿø9$# ,ymr& Ç`øBF{$$Î/ ( bÎ) ÷LäêZä. šcqßJn=÷ès? ÇÑÊÈ  

…Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak memperoleh keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui? (QS. Al An’am: 81)

 



                        [1] Muhammad Chirzin, Al Qur’an dan Ulumul Qur’an (Yogyakarta: PT Dana Bhakti Prima Yasa, 1998), hlm. 177.

                        [2] Muhammad Chirzin, Al Qur’an dan Ulumul Qur’an, hlm. 177.

                [3]  Rahimah, Ilmu Balaghah Sebagai Cabang Ilmu Bahasa Arab (Sumatera Utara: USU digital library, 2004), hlm. 13

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH BAHASA ARAB SIFAT DAN MAUSUF

rpp kelas VIII SEMESTER 2 MENERAPKAN HUKUM BACAAN MAD DAN WAQAF

RESUME MAKALAH BAHASA ARAB ISIM JAMID DAN MUSYTAQ