Resume Pembagian Kata
PEMBAGIAN KATA
PEMBAHASAN
اَلْكَلَامُ
: هو اَللَّفْظُ اَلْمُرَكَّبُ, اَلْمُفِيدُ بِالْوَضْعِ وَأَقْسَامُهُ ثَلَاثَةٌ
: اسم وَفِعْلٌ وَحَرْفٌ جَاءَ لِمَعْنًى فَالِاسْمُ يُعْرَفُ بالخفض
وَالتَّنْوِينِ, وَدُخُولِ اَلْأَلِفِ وَاللَّامِ, وَحُرُوفِ اَلْخَفْضِ, وَهِيَ
مِنْ, وَإِلَى, وَعَنْ, وَعَلَى, وَفِي, وَرُبَّ, وَالْبَاءُ, وَالْكَافُ,
وَاللَّامُ, وَحُرُوفُ اَلْقَسَمِ, وَهِيَ اَلْوَاوُ, وَالْبَاءُ, وَالتَّاءُ
وَالْفِعْلُ يُعْرَفُ بِقَدْ, وَالسِّينِ وَسَوْفَ وَتَاءِ اَلتَّأْنِيثِ
اَلسَّاكِنَةِ وَالْحَرْفُ مَا لَا يَصْلُحُ مَعَهُ دَلِيلُ اَلِاسْمِ وَلَا
دَلِيلُ اَلْفِعْلِ
A. Pengertian Kalam dan Pembagiannya[1]
اَلْكَلَامُ : هو
اَللَّفْظُ اَلْمُرَكَّبُ, اَلْمُفِيدُ بِالْوَضْعِ وَأَقْسَامُهُ ثَلَاثَةٌ : اسم
وَفِعْلٌ وَحَرْفٌ جَاءَ لِمَعْنًى
B. Defenisi dan Pengertian Kalam
Al
kalam ialah Lafadz yang
tersusun lagi berfaedah menurut bahasa arab. Adapun Kalam itu terbagi menjadi
tiga Bagian :
1. Isim (Sebuah Kata yang terbentuk dari mashdar
Fiil)
2. Fi’il (Kata kerja)
3. Dan Huruf yang datang bagi makna.
C. Mengetahui Alamat Isim
..فَالِاسْمُ يُعْرَفُ بالخفض وَالتَّنْوِينِ, وَدُخُولِ اَلْأَلِفِ
وَاللَّامِ
Adapun
Isim itu bisa diketahui melalui :
1. Khafadh (Berharkat Kasrah disebabkan Huruf
Huruf Khafadh)
2. Tanwin (Dengan Harkat Yang bertanwin)
3. Dan kemasukan alif-lam.
D. Pembagian Huruf Khofadh
وَحُرُوفِ اَلْخَفْضِ,
وَهِيَ مِنْ, وَإِلَى, وَعَنْ, وَعَلَى, وَفِي, وَرُبَّ, وَالْبَاءُ, وَالْكَافُ,
وَاللَّامُ,
Adapun huruf khafadh ialah :
1.
Huruf
mim (Dari)
2.
Huruf
Ila (Ke/Kepada/Sampai)
3.
Huruf
'An (DariPada)
4.
Huruf
'alaa (Atas)
5.
Huruf
Fii (pada/Didalam)
6.
Huruf
Rubb (Berapa Banyak)
7.
Huruf
Ba (dengan)
8.
Huruf
Kaaf (Seperti)
9.
Huruf
Laam (Untuk/Bagi/milik)
E.
Pembagian Huruf
Qasam
وَحُرُوفُ اَلْقَسَمِ,
وَهِيَ اَلْوَاوُ, وَالْبَاءُ, وَالتَّاءُ
Adapun huruf qasam (sumpah)adalah :
1. Huruf waw, (Demi)
2. Huruf ba (Demi)
3. Huruf ta. (Demi)
F.
Mengetahui Alamat
Fi’il
.وَالْفِعْلُ يُعْرَفُ بِقَدْ, وَالسِّينِ وَسَوْفَ وَتَاءِ اَلتَّأْنِيثِ اَلسَّاكِنَةِ
Adapun
Ciri alamat Fiil bisa di ketahui dengan adanya :
1.
Qod
(Bawhasannya)
2.
Sin
(Nanti)
3.
saufa(Nanti
akan)
4.
Ta
Ta'nits sakiinah ( Pelaku perempuan)
G. Huruf
.وَالْحَرْفُ مَا لَا
يَصْلُحُ مَعَهُ دَلِيلُ اَلِاسْمِ وَلَا دَلِيلُ اَلْفِعْلِ
Adapun "Huruf"
adalah Lafadz Yang tidak pantas disertai Alamat (Tanda) Isim dan juga alamat
(Tanda)Fiil
1. Isim
هو كلمة د لّت علي معنيًَ في نفسِها ولمْ تقترِنْ بزمانٍِ وضعا
“yaitu
kata yang menunjukkan makna untuk dirinya sendiri, dan tidak ada hubungannya
dengan waktu tertentu”[2]
Di dalam bahasa Indonesia, barangkali kalimat isim ini lebih
tepat disebut dengan kata benda.
Contoh
:
بَيْتٌُ
= rumah
يَدٌُ
= tangan
محمّدٌُ =
Muhammad
2. Fi’il
هو كلمة د لّت علي معنيًَ
في نفسِها واقترَنتْ بأحد الأزمنة الثلاثة وضعا
“yaitu kata yang menunjukkan makna untuk
dirinya sendiri, dan berkaitan dengan salah satu dari tiga jenis waktu”
Jenis-jenis
waktu yang dimaksud :
1)
Waktu lampau/ al madhiy (الماضي)
2)
Waktu sekarang/ al hal (الحال)
3)
Waktu akan datang/ al istiqbal (الإستِقبال)
Di
dalam bahasa Indonesia, barangkali kalimat fi’il ini lebih tepat disebut dengan kata kerja.
Contoh :
جَلًسَ
= (telah) duduk
يَنْصُرٌ
= (sedang/ akan) menolong
يَرْمِي
= (sedang/ akan) melempar
3. Huruf
هو كلمة د لّت علي معنيًَ
في غيرها
“yaitu
kata yang menunjukkan suatu makna disertai dengan kata lainnya”
Di dalam bahasa Indonesia,
barangkali kalimat huruf ini lebih tepat disebut dengan kata Bantu/ sandang.
Contoh :
مِنْ = dari
عَليَ = di atas
بِ = dengan
[1] http://makalah-agama-islam.blogspot.com/2012/06/pembagian-kalam.html#pages/2, Di akses, Selasa, 01 September 2015, Pukul 09.00
[2] Catatan
dars al Ajurumiyah, Ma’had al Huda.
Komentar
Posting Komentar